1.KAPUL
Bentuknya mirip manggis, inilah kapul yang memiliki kulit berwarna cokelat muda. Rasanya manis-asam dan menyegarkan. Nama lainnya adalah tampoi dan setai.
Mengutip Generasi Peneliti, buah kapul erat dengan tradisi masyarakat suku Dayak. Mereka menggunakan buah kapul dalam ritual "Memulangan Buah" yang bertujuan menolak bala, yang berakibat pada penurunan hasil panen buah.
Dari sisi kesehatan, buah kapul kabarnya punya beragam manfaat. Makan buah ini bisa mengatasi sembelit, sakit perut, hingga radang sendi.
2.Lahung
Bentuk lahung mirip durian, tapi kulitnya berwarna merah. Untuk daging buahnya berwarna kuning dan memiliki aroma tajam yang khas. Lahung terkenal sebagai buah khas suku Dayak.
Halo Dayak melaporkan lahung punya nama lain durio dulcis. Rasa buahnya unik karena tidak terlalu manis dan punya tekstur berlemak saat dimakan. Di Kaliimantan buah lahung dijual mulai dari Rp 40 ribuan untuk ukuran kecil. Mengonsumsinya diyakini bisa melancarkan pencernaan dan mencegah stress.
3. Belimbing darah
Buah unik khas Pulau Kalimantan selanjutnya, belimbing darah. Bentuknya serupa belimbing pada umumnya, tapi berwarna merah. Kulitnya tebal dan punya daging buah berwarna putih.Saat dimakan, belimbing merah punya rasa manis-asam. Teksturnya persis belimbing. Mengutip RRI, belimbing darah merupakan buah endemik pulau Borneo. Nama lainnya belimbing hutan, tampoi merah, hingga bidayuh.Mengonsumsi buah ini disebut bagus untuk kesehatan karena kaya vitamin C. Belimbing darah juga kaya antioksidan dan mengandung senyawa antimikroba.


Comments
Post a Comment